Kamis,
14 Februari 2013 sekitar pukul 13.30 WIB Forum Kajian Islam Mahasiswa
(FKIM) UIKA Bogor yang terdiri dari Lukman al-Hakim (Ketum FKIM UIKA),
Iwon Gunawan (Sekum FKIM), Khairul Ikhlas (Co. Div. PSDM FKIM), Muhammad
Ardiansyah (Co. Div. Infokom FKIM) dan Hilman Nawawi (Pengurus FKIM), berkunjung
ke Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) UIKA Bogor, yang
bertempat di Sekretariat KAMMI Daerah Bogor. Di sana, pengurus FKIM
disambut langsung oleh Ketua KAMMI UIKA Bogor, Agus beserta pengurus
lainnya, diantaranya yaitu, Teguh (Wakil Ketua KAMMI UIKA), Febri (Ketua
Ekososmas KAMMI), Kakat (Ketua DKP KAMMI), Sahal, Irfan dan Berry.
Pertemuan diawali dengan perkenalan
masing-masing lembaga. Menurut Lukman, selama ini secara personal telah
terjalin hubungan silaturrahim yang baik diantara pengurus FKIM dan
pengurus KAMMI, namun ke dua lembaga belum pernah duduk dalam satu
forum. “Inilah salah satu tujuan FKIM mengadakan Roadshow kunjungan ke
beberapa organisasi dakwah yang ada di kampus UIKA Bogor, yaitu dalam
rangka lebih mempererat lagi tali silaturrahim dan lebih mengenal lebih
dalam lagi antar ke dua organisasi.” paparnya. “Dan jangan sampai antar
organisasi dakwah saling menjelekkan, memfitnah atau bahkan mengatakan
sesat dan kafir.”
Sekitar pukul 16.00 WIB, setelah dipotong
waktu untuk shalat Ashar, acara dilanjutkan dengan diskusi ringan salah
satunya memperbincangkan, konsep Islamisasi Sains dan Kampus yang
dicanangkan oleh UIKA. Menurut Agus, kampus UIKA sering disebut sebagai
kampus Islami, namun pada faktanya hal itu masih jauh dari yang
diharapkan. “Untuk itu, kita harus sama-sama memperjuangkan Islamisasi
Sains dan Kampus ini agar berjalan dengan baik di UIKA.” paparnya.
Menanggapi tentang konsep Islamisasi
Sains dan Kampus, Hilman (Pengurus FKIM) menyampaikan bahwa konsep
Islamisasi Sains dan Kampus harus dikerjakan bersama-sama oleh semua
kalangan, dan organisasi dakwah memiliki tugas yang lebih atas itu.
“Namun, konsep Islamisasi Sains dan Kampus tidak akan berjalan dengan
baik, manakala pihak kampus/rektorat tidak serius menggagas dan
menerapkan konsep Islamisasi Sains dan Kampus di UIKA ini.” lanjutnya.
Dari diskusi tersebut ke dua pihak
sepakat terhadap beberapa point, diantaranya yaitu, ke dua pihak sepakat
untuk menjalin dan menjaga silah ukhuwah yang baik dan harmonis serta
bahu-membahu malakukan amar ma’ruf nahi mungkar (dakwah) di kampus UIKA
Bogor.
Acara ditutup dengan pemberian bingkisan
dari FKIM UIKA berupa Buku Materi Dasar Islam, salah satu buku rujukan
FKIM UIKA dalam membina mahasiswa/i UIKA Bogor.
Foto:


Agus (Ketua KAMMI UIKA) sedang menyampaikan selayang pandang KAMMI UIKA Bogor — di Sekretariat KAMMI Bogor.

Kakat (Ketua DKP KAMMI UIKA) sedang memberikan tanggapan-tanggapannya — di Sekretariat KAMMI Bogor.

Lukman al-Hakim (Ketum FKIM UIKA) sedang menjelaskan arah pergerakan
FKIM dan pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah diantara sesama muslim

Suasana diskusi yeng serius namun tetap hangat — di Sekretariat KAMMI Bogor.

Pemberian bingkisan berupa Buku Materi Dasar Islam dari FKIM UIKA kepada
KAMMI UIKA, yang diterima oleh Ketum KAMMI UIKA Bogor — di Sekretariat
KAMMI Bogor.

Pemberian bingkisan berupa Buku Komitmen Muslim Sejati dari KAMMI UIKA
kepada FKIM UIKA, yang diterima oleh Ketum FKIM UIKA Bogor — di
Sekretariat KAMMI Bogor.

Foto bersama seusai silaturahm
0 komentar:
Posting Komentar